Thursday, February 23, 2012

INDONESIA - BANKING - BNI Syariah boot Balikpapan business lines pilgrimage

www.bisnis.com - BALIKPAPAN: A number of Islamic banks in Balikpapan spur line of business bailouts pilgrimage is considered quite promising for the development of business, despite the quota of pilgrims in the city is limited.
Nurfi Majdi, BNI Syariah Balikpapan Branch, reveal it targets growth in the distribution of the bailout could reach 2 billion, up 100% compared with last year's realization.
"We've set up a fund of 2 billion for the bailout business lines serving the pilgrims," ​​he said, today February 22, 2012. (source)



Recorded a successful bailout pilgrimage distributed by BNI Syariah along Balikpapan Balikpapan Branch reached Rp1 billion in 2011. Of that total, there are about 30 pilgrims who had set out to use the bailout funds.
Nurfi said it plagued the limited quota of pilgrims, United Kingdom and less than 500 people. Nevertheless, he was optimistic to capture potential customers who are still big enough to open the service in addition to bail for a special pilgrimage.
He maintains a special line reserved for pilgrims, customers can get priority to go first. With the waiting period through the embarkation Balikpapan which is only about 2 years, Nurfi said many customers who choose to use a special pilgrimage path.
Nurfi Haj said the bailout business lines will be projected to accompany business ownership credit (KPR), which still controls 60% -70% of the company business.
Meanwhile, the head of Balikpapan Branch Branch BRI Syariah Noor Rachmad said it has allocated around Rp 3 billion in bailout funds to finance the pilgrimage. "That number does not increase from last year as we adjust the quota of pilgrims from BPIH," he said.
Noor said the realization of the bailout funds on the Haj 2011 reached Rp3, 5 billion, which exceeded the target of only Rp 3 billion. He said the increase is also supported by the distribution of bailout funds for the pilgrims who have a specific minimum limit of bailout is higher.
Realization of the distribution that exceeds the target, added Noor, considered as a bonus, so it has not plans to improve haj nominal bail. In addition to the limited quotas, competition with the competitors also be a reason to think it was realistic.
Data from the Ministry of Religious Affairs Office of the Province of East Kalimantan (Kalimantan) says there are 5874 pilgrims who each year leave of embarkation Balikpapan. This amount is derived from the three provinces namely East Kalimantan, Central Sulawesi (Sulawesi) and North Sulawesi (Sulawesi). The details, for the 3063 East Kalimantan pilgrims, Central Sulawesi and North Sulawesi 800 pilgrims 2011 pilgrims. (FAA)

BANK SYARIAH Balikpapan genjot lini bisnis talangan haji

Large_bni_syariah-ptb

BALIKPAPAN: Sejumlah bank syariah di Balikpapan memacu lini bisnis talangan haji yang dianggap cukup menjanjikan bagi perkembangan bisnis, kendati kuota jamaah haji di kota ini jumlahnya terbatas.

Nurfi Majdi, Kepala Cabang BNI Syariah Balikpapan, mengungkapkan pihaknya menargetkan pertumbuhan penyaluran dana talangan bisa mencapai Rp2 miliar, naik 100% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu.

“Kami sudah siapkan dana sebesar Rp2 miliar untuk melayani lini bisnis dana talangan haji,” ujarnya, hari ini 22 Februari 2012.

Tercatat dana talangan haji yang berhasil disalurkan oleh BNI Syariah Cabang Balikpapan sepanjang Balikpapan mencapai Rp1 miliar pada 2011. Dari jumlah itu, ada sekitar 30 jamaah haji yang berhasil berangkat menggunakan dana talangan tersebut.

Nurfi menuturkan pihaknya terkendala terbatasnya kuota jamaah haji asal Balikpapan yang jumlahnya kurang dari 500 orang. Kendati demikian, dirinya optimistis dapat menjaring nasabah potensial yang masih cukup besar selain dengan membuka layanan talangan bagi jamaah haji khusus.

Dia berpendapat dengan jalur khusus yang disediakan bagi jamaah haji, nasabah bisa mendapat prioritas untuk berangkat terlebih dahulu. Dengan masa tunggu melalui embarkasi Balikpapan yang hanya sekitar 2 tahun, Nurfi mengatakan banyak nasabah yang memilih untuk menggunakan jalur haji khusus.

Nurfi menuturkan lini bisnis talangan haji akan diproyeksikan mendampingi bisnis kredit kepemilikan rumah (KPR) yang masih menguasai 60%-70% bisnis perseroan.

Sementara itu, Kepala Cabang BRI Syariah Cabang Balikpapan Noor Rachmad menuturkan pihaknya telah mengalokasikan dana sekitar Rp3 miliar guna membiayai dana talangan haji. “Angka tersebut memang tidak bertambah dari tahun lalu karena kami menyesuaikan dengan kuota jamaah dari BPIH,” tukasnya.

Noor mengatakan realisasi penyaluran dana talangan haji pada 2011 mencapai Rp3,5 miliar yang melampaui target yang hanya sebesar Rp3 miliar. Dia mengungkapkan kenaikan tersebut juga ditopang oleh penyaluran dana talangan bagi jamaah haji khusus yang memiliki batas minimum talangan yang lebih tinggi.

Realisasi penyaluran yang melebihi target tersebut, tambah Noor, dianggap sebagai bonus sehingga pihaknya belum berencana untuk meningkatkan nominal dana talangan haji. Selain karena terbatasnya kuota, persaingan dengan para kompetitor turut menjadi alasan pihaknya berpikir realistis.

Data dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyebutkan ada 5.874 calon jamaah haji yang setiap tahunnya berangkat dari embarkasi Balikpapan. Jumlah ini berasal dari tiga provinsi yakni Kaltim, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Utara (Sulut). Rinciannya, untuk Kaltim 3.063 jamaah, Sulteng 2.011 jamaah dan Sulut 800 jamaah. (faa)

Source:  http://www.bisnis.com/articles/bank-syariah-balikpapan-genjot-lini-bisnis-talangan-haji - Feb 22, 2012 - google translate

No comments:

Post a Comment