Monday, June 25, 2012

INDONESIA - BANKING - BNI Syariah Hasanah Card Exceeds Target

WWW.REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Card Issuance Hasanah Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah over the target. Until the first half, BNI Syariah have issued 92 thousand cards with outstanding Hasanah Rp 194 billion.
"Exceeding the target company is only 90 thousand cardholders," said Director of Business BNI Syariah, Imam Teguh Saptono, Milad between the two BNI Syariah in the East Plaza Senayan on Sunday (24/6).
Imam said the increase is due to the card holder many types of promos are offered to customers of the cardholder. Besides can be used for groceries, Hasanah cards can also be used to finance the franchise and umra.  (source)



Imam hopes later this year cardholders can reach 150 thousand customers with outstanding Rp 300 billion.
Associated with the new rules related to Bank Indonesia credit card, Imam said BNI Syariah still optimistic about growth Hasanah card. Hasanah card is an alternative for customers to perform various transactions via credit card. Besides competing fairly tight Hasanah card with another card. Hasanah card has its own keuntungna not shared by other bank credit cards.
Imam continued BNI Syariah continue to educate consumers about credit cards. Markets need to be educated to know the differences in conventional bank credit card and Hasanah Card, said Priest.
Director of BNI Syariah, Dinno Indiano, revealed in the Milad-2 is BNI Syariah continues to be the best Islamic bank in Indonesia. One is by expanding into areas that do not have a branch of BNI and BNI Syariah.
World Bank ready to take advantage of the conventional branch berkespansi in areas outside of Java and to build a branch of sharia as a builder in the region. BNI Syariah microfinance sector will also be working with micro outlet opening in a few locations in global. This year the World Bank ready to open a total of 60 outlet micro to serve customers who want to develop their business. "We strive to continue to exist in society," said Dinno.
During two years of its existence in Indonesia, BNI Syariah has grown quite well. As of June 2012 set BNI Syariah reached Rp 8.7 trillion. This number has doubled compared to the first year of BNI Syariah. BNI Syariah, committed the financing of Rp 5.8 trillion and deposits amounting to Rp 7.4 trillion.

Hasanah Card BNI Syariah Lampaui Target

Minggu, 24 Juni 2012, 14:02 WIB
Wihdan Hidayat/Republika
Hasanah Card BNI Syariah Lampaui Target
Petugas melayani nasabah di BNI Syariah, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penerbitan kartu Hasanah Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah melebihi target. Hingga semester pertama, BNI Syariah telah menerbitkan 92 ribu kartu Hasanah dengan outstanding Rp 194 miliar.

"Melebihi target perseroan yang hanya 90 ribu pemegang kartu," ujar Direktur Bisnis BNI Syariah, Imam Teguh Saptono, di sela Milad ke-2 BNI Syariah di Plaza Timur Senayan, Ahad (24/6).

Imam mengungkapkan peningkatan pemegang kartu ini disebabkan oleh banyaknya jenis promo yang ditawarkan kepada nasabah pemegang kartu. Selain bisa digunakan untuk belanja harian, kartu Hasanah juga dapat dipakai untuk pembiayaan franchise dan umroh.

Imam berharap akhir tahun ini pemegang kartu bisa mencapai 150 ribu nasabah dengan outstanding Rp 300 miliar.

Terkait dengan aturan baru Bank Indonesia terkait kartu kredit, Imam mengungkapkan BNI Syariah masih optimis dengan pertumbuhan kartu Hasanah. Kartu Hasanah merupakan alternatif bagi nasabah untuk melakukan berbagai transaksi melalui kartu kredit. Selain itu Kartu Hasanah bersaing cukup ketat dengan kartu lain. Kartu Hasanah memiliki keuntungna sendiri yang tidak dimiliki oleh kartu kredit bank lain.

Imam melanjutkan BNI Syariah terus melakukan edukasi kepada nasabah tentang kartu kredit. Pasar perlu diedukasi agar mengetahui perbedaan kartu kredit di bank konvensional dan Kartu Hasanah, tutur Imam.

Direktur Utama BNI Syariah, Dinno Indiano, mengungkapkan dalam Milad ke-2 ini BNI Syariah terus berusaha menjadi bank syariah terbaik di Indonesia. Salah satunya adalah dengan melakukan ekspansi ke daerah-daerah yang belum memiliki cabang BNI maupun BNI Syariah.

BNI Syariah memanfaatkan cabang konvensional untuk berkespansi di daerah-daerah di luar Jawa serta membangun satu cabang syariah sebagai pembina di satu wilayah tersebut. BNI Syariah juga akan menggarap sektor mikro dengan membuka outlet mikro di beberapa lokasi di Indonesi. Tahun ini BNI Syariah akan membuka total 60 outlet mikro untuk melayani nasabah yang ingin mengembangkan usahanya. "Kami berusaha untuk terus eksis di masyarakat," tutur Dinno.

Selama dua tahun eksistensinya di Indonesia, BNI Syariah mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Per Juni 2012 set BNI Syariah mencapai Rp 8,7 triliun. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun pertama BNI Syariah. BNI Syariah juga telah membukukan pembiayaan sebesar Rp 5,8 triliun dan DPK sebesar Rp 7,4 triliun.

Source:  http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/12/06/24/m640vt-hasanah-card-bni-syariah-lampaui-target - June 24, 2012 - google translate

No comments:

Post a Comment