Friday, December 30, 2011

INDONESIA - BANKING - Injections Capital Bank Syariah Mandiri $ 300 Billion

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Bank Syariah Mandiri (BSM) received an injection of capital of Rp 300 billion from Bank Mandiri. Capital injection is expected to strengthen the capital structure to support business expansion BSM.

"This move is also part of the child's growth strategy company that has strategic value to support the business development of Bank Mandiri in the provision of retail banking services with sharia-based market segments," said Director of Finance and Strategy of Bank Mandiri, Pahala N Mansury. (source)


On 16 December, BSM has also published subnotes worth Rp 500 billion. The addition of this capital injection is part of the Business Plan Bank (RBB) in 2011-2013 revisions made ​​in cash. With the addition of these investments, the ownership of Bank Mandiri on BSM increased from 171,648,712 shares to 231,648,712 shares with a nominal value of USD 5000.00 per share.

Director of Commercial and Business Bank Mandiri, Sunarso, raised additional capital will provide more space for BSM to move in 2012. Through the addition of Rp 300 billion, paid-up capital to Rp 1.16 trillion BSM. Up from the previous value of Rp 858.24 billion.

"With the additional capital, we expect contributions BSM as a subsidiary that will further increase in the future," said Sunarso.

BSM Dapat Suntikan Rp 300 Miliar

Jumat, 30 Desember 2011 06:20 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Bank Syariah Mandiri (BSM) mendapat suntikan modal Rp 300 miliar dari Bank Mandiri. Suntikan modal diharapkan bisa memperkuat struktur permodalan guna mendukung ekspansi bisnis BSM.
"Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi pertumbuhan anak perusahaan yang memiliki nilai strategis guna mendukung pengembangan bisnis utama Bank Mandiri dalam penyediaan layanan perbankan ritel dengan segmen pasar yang berbasis syariah," kata Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri, Pahala N Mansury.
Pada 16 Desember lalu, BSM juga telah menerbitkan subnotes senilai Rp 500 miliar. Penambahan setoran modal ini merupakan bagian dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) revisi tahun 2011-2013 yang dilakukan secara tunai. Dengan penambahan penyertaan tersebut, kepemilikan Bank Mandiri pada BSM meningkat dari 171.648.712 saham menjadi 231.648.712 saham dengan nilai nominal Rp 5.000,00 per lembar saham.
Direktur Komersial dan Bisnis Bank Mandiri, Sunarso, mengemukakan tambahan modal ini akan memberi ruang yang lebih luas bagi BSM untuk bergerak pada 2012. Melalui penambahan sebesar Rp 300 miliar, modal disetor BSM menjadi Rp 1,16 triliun. Nilainya naik dari sebelumnya Rp 858,24 miliar.
"Dengan penambahan modal, kami harapkan kontribusi BSM sebagai anak perusahaan itu akan lebih meningkat di masa mendatang," ujar Sunarso.

Source :  http://www.republika.co.id/berita/syariah/keuangan/11/12/29/lwywba-bsm-dapat-suntikan-rp-300-miliar - Dec 30, 2011 - google translate

No comments:

Post a Comment